Printer 3D tidak hanya mampu menciptakan objek 3D seperti organ tubuh
buatan atau bahkan senjata api. Inovasi mesin pencetak ini juga mampu
membuat komponen-komponen untuk membuat teleskop luar angkasa.
Dilansir Gizmag,
Minggu (10/8/2014), insinyur pesawat terbang NASA, Jason Budinoff
bekerja untuk membuat teleskop pertama yang terbuat dari bagian-bagian
objek yang diciptakan melalui bantuan printer 3D.
Teleskop ini
diciptakan melalui proses pencetakan, di mana strukturnya dibangun dari
lapisan-lapisan komponen yang membentuk teleskop luar angkasa. Ilmuwan
mengolah bubuk logam menggunakan tembakan laser yang dikontrol melalui
komputer dari file digital 3D.
Setiap komponen diciptakan, dan
kemudian disempurnakan menjadi kesatuan objek membentuk teleskop luar
angkasa. Kabarnya, teleskop ini hanya memakan waktu tiga bulan
pengerjaan.
Budinoff mendesain kamera 50-mm yang cukup kecil
untuk dipasangkan pada CubeSat. Ilmuwan juga menggunakan bubuk alumunium
dan titanium dalam pembuatan teleskop luar angkasa, sementara bagian
yang tidak dicetak ialah lensa dan cermin kaca.
"Ketika kami
membangun teleskop untuk instrumen ilmu pengetahuan, biasanya melibatkan
ratusan potongan. Komponen-komponen ini sangat kompleks dan sangat
mahal. Tapi dengan pencetakan 3D, kami dapat mengurangi jumlah
keseluruhan bagian," jelas Budinoff.













0 comments:
Post a Comment